Kamis, 28 April 2016
Minggu, 24 April 2016
Dasar Pelupa !
Bukanya aku sering bilang,
Untuk kau yang mengaku pintar tetapi sukar paham ijinkan aku bertanya, dibagian mana aku bersalah perihal rasa, hingga tak jarang di sisa malam diantara bungkam kau masih gemar menikam.
Untuk kau yang manis tetapi sadis, ingin sekali aku berkata saat kita bertatap mata. bahwasanya aku tak pernah berencana untuk jatuh cinta, tapi cinta yang memilihku jatuh tanpa upaya, salahkah?
jika aku salah dan bersalah, tolong jelaskan di bagian mana ?
Karena akupun sepertimu, punya rasa dan perasaan yang ingin ku sampaikan kepada pemiliknya, kamu.
Perbedaan hanya sebatas berbalas dan tidak berbalas, jadi coba ingat pernahkah aku memaksa?
bahkan balasanpun belum sempat aku minta tapi kau terus saja menindas, aku memang naas.
Langganan:
Komentar (Atom)