Jumat, 25 November 2016


Selamat pagi dari Jogja Mujadid Akbar

Agak lucu memang sepagi ini aku ingin menghujanimu dengan kecupan.

Senin, 14 November 2016

KITA hanya KATA

Hujan dan kita adalah kedinginan, gigil yang kehilangan hangat dekapan sedang tentangmu hanya harap-harapku saja. Lahir sebagai penghias langit sebelum mendung, kemudian jatuh lewat rintik hujan.
Andai kau tanya apa saja daftar ingin-inginku, barangkali seperti ini
Narasinya "Denganmu aku ingin, didekapmu aku sangat ingin, memilikimu apalagi". Berbedahalnya dengan aku, hanya  secuil ingin yang kau timbun dengan ingin-ingimu yang lain. Mungkin benar kita hanya kata jika kau yang kupilih sebagai sepasang, entah mengapa atau semesta memang tak rela.

Sabtu, 29 Oktober 2016

Jika Langit adalah Kamu

Jika langit adalah kamu, aku ingin menatapmu berlama-lama sepanjang hujan yang turun dibalik jendela, setenang senja yang jatuh di pantai bersama keinginanku memelukmu mesra, sayangnya langit bukan kamu.

Sabtu, 24 September 2016

Hai

Selamat malam untuk lelaki di sudut ruangan, dengan secangkir kopi hitam di atas mejanya juga asap mengandung ribuan racun yang memenuhi paru-paru dari sebatang rokok yang ia bakar dengan wajah gelisah.  Kalo tidak kurangajar boleh aku tau mengapa ??

Rabu, 11 Mei 2016

LARUT

Di bawah pohon kelapa itu, tegak tenda kita berdiri menahan terpaan angin diatas pasir nan putih di tepian pantai. dia merelakan diri, melindungi raga kita yang ada di dalamnya. Ya hanya raga kita yang ada di dalamnya sedang jiwa dan pikir kita terbang entah kemana, ohh suasana.

Dengar suara ombak itu mereka seolah bernyanyi untuk merayakan atas apa yang telah kita putuskan dan angin yang berbisik itu seolah ingin kita lakukan hal yang biasa dilakukan oleh sepasang manusia ketika mengasing berdua. tapi apa aku lebih suka jika kita saling tatap dengan mulut yang tetap diam biar mata kita berbicara banyak hal

Diam

Diam

Diam

Dan diam-diam kepala kita saling dekat kemudian, gelap.

Kamis, 28 April 2016

Dungu itu aku

Rindu itu dungu

Begitu juga aku

Dungu atas janjimu 

Terus menunggu

Aku sungguh dungu dan

Dungu itu aku

Minggu, 24 April 2016

Dasar Pelupa !

Bukanya aku sering bilang,
jika memang kau tak suka tak apa

Untuk kau yang mengaku pintar tetapi sukar paham  ijinkan aku bertanya, dibagian mana aku bersalah perihal rasa, hingga tak jarang di sisa malam diantara bungkam kau masih gemar menikam.
Untuk kau yang manis tetapi sadis, ingin sekali aku berkata saat kita bertatap mata. bahwasanya aku tak pernah berencana untuk jatuh cinta, tapi cinta yang memilihku jatuh tanpa upaya, salahkah?

jika aku salah dan bersalah, tolong jelaskan di bagian mana ?
Karena akupun sepertimu, punya rasa dan perasaan yang ingin ku sampaikan kepada pemiliknya, kamu.
Perbedaan hanya sebatas berbalas dan tidak berbalas, jadi coba ingat pernahkah aku memaksa?
bahkan balasanpun belum sempat aku minta tapi kau terus saja menindas, aku memang naas.